Rencana Kenaikan Gaji Pensiunan PNS: Tantangan dan Harapan Seiring dengan tahun baru 2024, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengumumkan rencana kenaikan gaji pensiunan PNS sebesar 12 persen. Peningkatan ini diharapkan berlaku efektif mulai 1 Januari 2024, sesuai dengan peraturan pemerintah yang baru direncanakan. Namun, kendala muncul terkait pengesahan Peraturan Pemerintah baru yang menjadi dasar pelaksanaan undang-undang APBN. Stafsus Sri Mulyani, Yustinus Prastowo, menjelaskan bahwa kenaikan gaji pensiunan PNS membutuhkan pengesahan peraturan baru yang hingga saat ini belum terwujud. Ancaman terkait kenaikan gaji juga mencuat. Jika hingga akhir Desember 2023 peraturan baru tidak dirilis, maka pensiunan PNS akan tetap menerima gaji sesuai dengan periode sebelumnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi mereka yang berharap mendapatkan kenaikan tersebut. Besaran Gaji Pensiunan PNS per Golongan Besaran gaji pensiunan PNS per golongan menjadi poin penting dalam kebijakan ini...
Berita PNS--- Pengamat Pendidikan menilai TPG Hanya Memperkaya Guru, setujukah?
Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menjelaskan di Indonesia saat ini guru masih menjadi komunitas politik. Menurutnya pemerintah tidak akan berani mengotak-atik anggaran TPG.
![]() |
| Pengamat pendidikan |
’’Sekarang menjadi ramai karena ada pihak yang ngipas-ngipasi,’’ katanya. Tujuannya supaya muncul kesan pemerintah sekarang tidak pro guru.
Indra menjelaskan pencairan TPG itu nyata-nyata tidak efektif dan hanya memperkaya guru.
Dia menjelaskan World Bank (Bank Dunia) sudah membuat kajian tentang efektivitas pencairan TPG itu.
Dan hasilnya memang pencairan TPG tidak efektif untuk mengatrol kualitas guru.
Bahkan sebaliknya dengan adanya TPG berdampak pada membengkaknya kebutuhan guru. Dia mengatakan di lapangan banyak guru yang merasa cukup mengajar 24 jam pelajaran per pekan.
Sebab syarat minimal mendapatkan TPG adalah mengajar 24 jam pelajaran per pekan.
’’Kenapa saya capek-capek. Silahkan sekolah merekrut guru baru,’’ katanya.
Dia berharap pemerintah membenahi penyaluran TPG itu. Nominal TPG yang dicairkan sebaiknya tidak dipukul rata.
Sebab pada prakteknya ada guru yang mengajar dengan bagus dan ada yang seenaknya.
Pengukuran kinerja guru-guru sasaran TPG itu harus dilakukan, supaya anggaran TPG tidak menguap tanpa hasil efektif.
Sumber; jpnn.com
Demikian kami sampaikan pengamat pendidikan bahwa TPG hanya Memperkaya Guru.
Demikian kami sampaikan pengamat pendidikan bahwa TPG hanya Memperkaya Guru.

Comments
Post a Comment